Welcome to Kampung Coklat Store

Nikmati berbagai olahan dan merchandise coklat khas Wisata Edukasi Kampung Coklat

Kampung Coklat atau bisa disebut “Wisata Edukasi Kampung Coklat” merupakan sebuah area wisata edukasi keluarga yang berlokasi di Jl. Banteng – Blorok No. 18, Desa Plosorejo, RT. 01 / 06, Kademangan, Plosorejo, Kademangan, Blitar, Jawa Timur. Kampung Coklat mulai berdiri sejak 17 Agustus 2014 yang sebelumnya bernama Gapoktan Guyup Santosa yang didirikan oleh Kholid Mustofa. Sesuai dengan namanya, selain berwisata kuliner coklat pengunjung juga diajarkan bagaimana membudidayakan tanaman kakao dari mulai menanam biji kakao hingga mengolah biji kakao menjadi berbagai produk olahan coklat yang bisa dinikmati. Harga tiket masuk Kampung Coklat adalah 5 ribu/orang yang digunakan untuk pengembangan area wisata. Fasilitas yang tersedia berupa kebun budidaya kakao, outlet olahan coklat, kolam terapi ikan, kolam perahu, panggung hiburan saat weekand dan cooking class bagi pengunjung yang ingin belajar membuat olahan coklat. Sebelum pulang, pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh khas dari Kampung Coklat seperti bubuk coklat, coklat batang, permen coklat, brownies coklat, dan lain-lain.Biji kakao dari Blitar juga sudah diekspor kenegara lain seperti Malaysia, Singapura, maupun China dan target pemerintah pada tahun 2025, Indonesia sudah menjadi produsen biji kakao nomer satu didunia.

Visi

Membangun Masyarakat Indonesia Yang Cerdas, Mandiri, Berdaya dan Sejahtera.

Misi

Tumbuhnya Perekonomian Masyarakat Indonesia yang Berkeadilan.

Sejarah Kampung Coklat

2004
Berawal dari kegagalan ternak Ayam petelur akibat terjangkit Virus Flu Burung pada tahun 2004, Kholid Mustofa mulai menekuni budidaya Kakao dikebun keluarga yang telah ditanami Kakao sejak tahun 2000. harga Kakao Rp.9000/kilo, pada waktu itu menjadi motivasi untuk mendalami budidaya kakao dengan magang di Ptpn XII Blitar dan dilanjutkan di Puslit Koka Jember.
2005
Pengalaman magang menjadi bekal gerakan kakao. Hal ini dibuktikan dengan pembuatan bibit Kakao sebanyak 75.000 bibit untuk disalurkan kepada Petani lainnya, baik di Blitar maupun daerah lainnya.
2007
Program gerakan Kakao semakin berkembang. Berkembang dan meningkatnya program gerakan Kakao tersebut tidak luput dari pengetahuan dan wawasan Kholid Mustofa. Kepercayaan untuk memasok biji Kakao ke pabrik Cokelat kian berkembang. Hingga saat ini tidak kurang dari 15 ton/hari biji Kakao kering di kirim dari tempat ini ke dalam maupun luar negeri.
2013
Berangkat dari keyakinan masa depan Kakao Indonesia serta keinginan kuat untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat, dimulailah produksi Cokelat. Cokelat dengan kemurnian Kakao dan citarasa khas Indonesia
2014
Wisata Edukasi Kampung Coklat berdiri dengan spirit membangun perekonomian Indonesia. Mengekpresikan rasa syukur dengan berbagi ilmu dan kemanfaatan demi cita cita dari Kampung Coklat untuk Republik Of Chocolate di Indonesia.
Hubungi Kami

Customer CareHalo, Kami Siap Untuk Membantu Anda!

Hai, ada yang bisa saya bantu? 00.00

Main Menu